Facebook Fan Page
Sitemap
Kontak
Pengaduan Masyarakat
Kuisioner
 
BERANDATENTANG KRPPELAYANANKOLEKSIPENELITIANTAUTANUNDUHANLELANGBANK BIJI
Berita lainnya
15-11-2017
Meningkatkan kualitas koleksi tumbuhan, 4 jenis Diospyros spp. (Ebenaceae) asal Kalimantan berhasil diidentifikasi

06-11-2017
Kebun Raya Purwodadi Sosialisasikan Program Pendidikan Lingkungan Good Education Programme (GE Pro) di Dinas Pendidikan Kota Malang

11-10-2017
Silaturrahim ke Keluarga Korban Musibah Pagar Roboh di Kebun Raya Purwodadi

berita lainnya >>



beranda > what's on > kunjungan tim peneliti penyakit pisang (bbtv mitigation project) ke kebun raya purwodadi

Kunjungan Tim Peneliti Penyakit Pisang (BBTV Mitigation Project) ke Kebun Raya Purwodadi


 

Kamis (7/9), tim peneliti penyakit pisang yang terdiri atas beberapa peneliti dari berbagai institusi baik dalam dan luar negeri melakukan kunjungan ke Balai Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Purwodadi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (KR Purwodadi LIPI). Kunjungan ini dipimpin oleh Prof. Siti Subandiyah, peneliti penyakit tanaman dari Universitas Gadjah Mada, dengan maksud untuk mempelajari koleksi pisang KR Purwodadi LIPI dan menjajaki kemungkinan kerja sama penelitian terkait penanganan penyakit kerdil pisang.

 

Penyakit kerdil pisang merupakan salah satu penyakit utama yang menjadi ancaman serius pada pertanaman pisang di seluruh dunia. Penyakit ini disebabkan oleh virus Bunchy Top (BBTV). Gejala penyakit ini bervariasi dan timbul pada bermacam-macam umur tanaman. Pada infeksi awal, bagian pangkal daun kedua atau ketiga apabila dilihat permukaan bagian bawahnya akan tampak adanya garis-garis hijau tua sempit yang terputus-putus. Selanjutnya pertumbuhan tanaman menjadi terhambat, daun-daun membentuk roset pada ujung batang semu; daun muda lebih tegak, pendek, sempit dengan tangkai yang pendek, menguning sepanjang tepi, dan mengering. Penyakit ini sangat mudah disebarkan melalui bahan tanaman dan kutu daun. Oleh karena itu, pemahaman dan upaya pengendalian penyakit BBTV perlu disosialisasikan kepada masyarakat dan perlu dilakukan penelitian untuk memitigasi penyakit ini.

 

Dalam sambutannya, Kepala KR Purwodadi LIPI, R. Hendrian menerima dengan baik seluruh delegasi dan memperkenalkan KR Purwodadi sebagai salah satu kebun raya yang berada di bawah Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) dengan fungsi utama mengkonservasi tumbuhan dari daerah dataran rendah kering, termasuk salah satunya adalah pisang. Penelitian terkait konservasi dan biologi pisang di KR Purwodadi sudah sejak lama dilakukan oleh salah satu staf penelitinya yang juga ditunjuk sebagai kurator yaitu Lia Hapsari.

 

Prof. Siti Subandiyah menyampaikan apresiasi atas penerimaan KR Purwodadi LIPI dalam kunjungannya kali ini dan berharap dapat diteruskan dalam bentuk kerja sama yang lebih lebih lanjut dengan LIPI khususnya KR Purwodadi dalam “BBTV Mitigation Project”. Sebagai pendahuluan, Prof. John E. Thomas yang merupakan ahli virologi tanaman dari Universitas Queensland (Australia) yang juga adalah ketua dari “BBTV Mitigation Project” memberikan pemaparan terkait latar belakang penelitian, serta progress kegiatan penelitian yang telah dilakukan dalam memitigasi penyakit BBTV.

 

Dalam kesempatan tersebut, Lia Hapsari juga mempresentasikan tentang koleksi pisang KR Purwodadi LIPI dan dinamikanya dari masa ke masa serta berbagai penelitian pisang yang telah dilakukan. Setelah pertemuan ini, acara dilanjutkan dengan “Garden Tour” ke kebun koleksi pisang dan sharing informasi di lapangan terkait manajemen koleksi pisang serta identifikasi penyakit dan upaya pengendaliannya.

 

Turut hadir bersama rombongan tersebut yaitu Jim Lorenzen (The Bill & Melinda Gates Foundation), Jeff Daniells (Department of Agriculture and Fishery, South Johnstone Research Station, Queensland, Australia), Bart Panis (Bioversity International, Belgium), Bui Thu Huyen (Plant Resources Center VAAS, Vietnam), Cuong Ha (Vietnam National University of Agriculture, Hanoi), Simon Kallow (Royal Botanic Garden Kew, Inggris) dan tiga peneliti dari University of Phlilippines Los Bannos (Filipina), yaitu Lavern Gueco, Maricel Gonzales dan Fe De La Cueva. Sedangkan peneliti dalam negeri lain yang turut dalam rombongan adalah Agus Sutanto dari Balai Penelitian Tanaman Buah Tropika, Kementerian Pertanian; serta beberapa mahasiswa doktoral UGM. Seluruh delegasi mendapatkan buku “Album Koleksi Pisang Kebun Raya Purwodadi Seri I” sebagai kenang-kenangan.

 

Simon Kallow dalam kunjungan ke koleksi pisang, sangat tertarik dengan koleksi pisang KR Purwodadi LIPI yang sangat beragam. Di Inggris hanya dapat ditemukan pisang-pisang tertentu saja di pasaran. Menurutnya, Indonesia sangat beruntung mempunyai banyak jenis pisang dan sangat berharap suatu saat akan banyak pisang di Inggris meskipun dalam bentuk kultur. Selain ke kebun koleksi pisang, beberapa delegasi juga tertarik berkunjung ke beberapa fasilitas KR Purwodadi LIPI yang lain yaitu Nursery, Seed Bank dan Lab. Kultur In-vitro. (Sanusi, Editor: Siti Nurfadilah, Lia Hapsari).

 




Balai Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Purwodadi - LIPI
Jl. Raya Surabaya - Malang Km. 65, Purwodadi, Pasuruan - Jawa Timur 67163
Telp. (0343) 615033, Fax. (0341) 426046

Copyright © 2008-2016 Balai Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Purwodadi
Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia
responsive css boilerplate by Skeleton